pertemuan 3

Analisis Lingkungan Eksternal

Pada artikel kali ini saya akan membahas tentang analisis lingkungan eksternal secara lebih mendalam.

Definisi Analisis Lingkungan Eksternal

Lingkungan eksternal adalah suatu proses yang dilakukan oleh perencanaan strategi untuk memantau sektor lingkungan dalam menentukan peluang dan ancaman bagi perusahaan.

Tujuan Analisis Lingkungan Eksternal

  1. Menyediakan kemampuan dalam menggapai masalah-masalah kritis dalam lingkungan bagi manajemen perusahaan.
  2. Menyelidiki kondisi masa depan dari lingkungan organisasi dan kemudian mencoba masukkanya ke dalam pengambilan keputusan organisasi.
  3. Mengenali masalah-masalah mendesak yang signifikan bagi perusahaan.
  4. Memberikan prioritas terhadap masalah tersebut.
  5. Serta mengembangkan suatu rencana untuk menanganinya.
Analisis Lingkungan Eksternal

Analisis lingkungan eksternal meliputi 4 kegiatan, yaitu :
  1. Scanning, usaha untuk memantau, memahami, dan menelusuri berbagai kecenderungan dalam lingkungan organisasi.
  2. Monitoring, hal penting untuk suksesnya suatu monitoring adalah kemampuan untuk mendeteksi arti dari setiap kejadian lingkungan.
  3. Forecasting, metode untuk melakukan perencanaan dan pengendalian produksi untuk menghadapi ketidakpastian di masa depan.
  4. Assesing, menentukan saat dan pengaruh perubahan lingkungan serta kecenderungan dalam manajemen strategis suatu perusahaan. Melalui scanning, monitoring, dan forecasting.
Analisis Lingkungan Industri

Analisis lingkungan industri terdiri dari 5 faktor, yaitu :
  1. Ancaman pelaku bisnis baru.
  2. Ancaman produk subtitusi.
  3. Daya tawar menawar pembeli.
  4. Daya tawar menawar pemasok.
  5. Tingkat persaingan dalam industri.
Faktor-Faktor Lingkungan Eksternal

Faktor-faktor eksternal yang dapat berpengaruh terhadap suatu perusahaan, antara lain :

1. Ekonomi

Faktor ekonomi dapat mempengaruhi daya beli konsumen dan iklim berbisnis suatu organisasi.

Contoh : pertumbuhan ekonomi, suku bunga, dan nilai tukar mata uang, dsb.

2. Sosial

Keberagaman kondisi sosial yang berpengaruh terhadap kebutuhan pelanggan dan mempengaruhi jumlah dari seluruh potensi pangsa pasar yang ada.

Contoh : tingkat pendidikan masyarakat, tingkat pertumbuhan penduduk, kondisi lingkungan sosial dan lingkungan kerja, dsb.

3. Politik 

Kebijakan-kebijakan pemerintah yang mengatur jalannya proses bisnis merupakan landasan mutlak yang harus diperhatikan organisasi. Karena itulah, pemetaan peluang bisnis juga harus memperhatikan kondisi politik sebuah pemerintahan, sehingga nantinya tidak terjadi benturan di kemudian hari.

Contoh : kebijakan pajak dan peraturan daerah.

4. Hukum

Kondisi yang meliputi adanya pengaruh hukum, seperti perubahan perundang-undangan yang ada. Oleh karena itu, diperlukan perhatian khusus terhadap segala sesuatu yang berhubungan dengan aturan yang menyangkut proses bisnis suatu organisasi.

5. Teknologi

Faktor teknologi meruapakan segala hal yang terkait dengan perkembangan teknologi dan informasi yang berpengaruh terhadap kelangsungan bisnis.

Contoh : perubahan teknologi, perubahan ilmu pengetahuan, dan penemuan-penemuan baru dalam bidang teknologi, dsb.

6. Lingkungan

Faktor lingkungan yang terkait dengan aktivitas atau rencana bisnis, dan memiliki pengaruh terhadap keputusan pembeli, seperti geografis.

Demikianlah artikel singkat yang membahas tentang analisis lingkungan eksternal, semoga artikel ini mudah dipahami dan dapat bermanfaat untuk kita semua.

Komentar